Informasi seputar pertanian

Cara Agar Aplikasi Dapodik Dan PMP Bisa Di Buka Menggunakan Dua Laptop Atau Lebih Menggunakan Hp Android (Sharing)

Sebenarnya bagi operator sekolah yang sudah lama berkecimpung di dunia Dapodik, mungkin ini sudah tidak asing lagi. Saya menulis artikel ini semoga dapat membantu bagi rekan - rekan operator sekolah yang baru.

Pada aplikasi Dapodik ataupun PMP versi terbaru diharapkan setiap komponen bisa mengisi data oleh masing - masing komponen. Sehingga tidak di input oleh operator sekolah apalagi pada Aplikasi Dapodik versi terbaru untuk merubah data GTK harus masuk dulu ke akun GTK itu sendiri. Nah, jika yang menginput data itu oleh GTK yang bersangkutan, akan sedikit meringankan beban dari operator sekolah.

Langsung saja ke langkah - langkahnya:

1. Seting dulu HP android pada menu tethering atau pada menu berbagi hotspot wifi atau pembagian jaringan sesluler. 
2. Koneksikan dua atau lebih laptop pada jaringan hostpot tersebut.
3. Seting laptop yang di dalamnya ada Aplikasi Dapodik atau PMP
4. Pada wifi laptop klik kanan dan pilih "Open Network and Sharing Center"

5. Pilih wifi Hp yang tadi sudah di tetheringkan, di sini saya menggunakan Hp Panasonik P-03E
6. Pilih tombol "Details"

7. Catat IPv4 address (192.168.43.251). Untuk setingan laptop clien samakan dengan setingan laptop server yang ada Aplikasi Dapodiknya.
8. Jika setingan clien sudah sama, buka aplikasi browser (Mozila atau Chrome)
9. Ketikan pada address browser "192.168.43.251:5774" untuk Dapodik, sedangkan untuk aplikasi PMP "192.168.43.251:1745".


Jika langkah-langkah di atas sudah benar, seharusnya berbagi aplikasi Dapodik dan PMP sudah bisa digunakan pada beberapa laptop.GTK bisa login menggunakan username dan pasword yang sudah dibuat pada aplikasi Dapodik oleh operator sekolah pada menu manajemen pengguna.

Catatan: Berbagi aplikasi ini bisa dilakukan jika kedua laptop terkoneksi pada jaringan yang sama. Dan ini tidak membutuhkan paket data internet, karena hanya untuk mengedit data saja bukan untuk sinkronisasi.
Read More

Coba Cara Ini Untuk Mengatasi Dapodik Error Sinkron Atau Minta Update Versi Sinkronisasi

Error Sinkronisasi

Seiring rilisnya Aplikasi Dapodik Versi 2020, seiring juga munculnya berbagai masalah pada Aplikasi Dapodik Versi baru tersebut. Salah satu masalah yang sering muncul atau sering dialami oleh Operator Sekolah adalah gagal Sinkron diantaranya minta update terus versi sinkronisasi. 

Operator Sekolah sangat membutuhkan sekali sinkronisasi pertama karena diperlukan untuk mengambil data dari server yaitu data siswa, data guru, atau data yang lainnya yang mengalami mutasi.

Pada kesempatan ini saya akan sedikit berbagi mengenai cara mengatasi gagal sinkronisasi tersebut. Cara ini sudah saya lakukan dan ternyata berhasil melakukan sinkronisasi pertama kali.

Yang pertama harus kita lakukan adalah mendownload dua file php yaitu "index.php dan sinkronisasi.php". Untuk mengunduh kedua file tersebutsilahkan unduh pada link di bawah ini.


File di atas berbentuk rar, maka kita harus mengekstrak duu file tersebut. Langkah-langkah menggunakan file tersebut adalah sebagai berikut:

1. Tutup semua aplikasi yang berjalan terutama Aplikasi Dapodik jika sedang dibuka maka tutup dulu.

2. Buka menu "services" pada komputer dengan cara masuk ko Control Panel > Administrative Tools > Services. Cari aplikasi "DapodikDB" dan "DapodikWebSvr", klik satu persatu kedua aplikasi tersebut dan tekan tombol "Stop" untuk keduanya. Ini dimaksudkan agar program Aplikasi Dapodik tidak berjalan karena kita akan merubah data yang ada pada komponen Dapodik.




3. Setelah Aplikasi dapodik berhenti atau di stop, maka kita buka file hasil download tadi kemudian copy kedua file tersebut dan paste di "synch_dikdas". (Drive C > Program File (x86) > Dapodik > dataweb > synch_dikdas.


4. Setelah di copy paste kemudian pilih "Replace the file in destination"


5. Untuk langkah selanjutnya kita masuk lagi ke menu services yaitu pada langkah ke 2 dan klik tombol "start" pada file "DapodikDB dan DapodikWebSvr" agar aplikasi dapodik bisa berjalan kembali.


6. Bukalah aplikasi Dapodik dan lakukan validasi sebelum melakukan sinkronisasi. Jika langkah-langkah di atas berhasil, maka Aplikasi Dapodik kita sudah bisa Sinkronisasi.

Demikian pembahasan mengenai cara mengatasi gagal sinkron, semoga bermanfaat dan saya ucapkan terima kasih atas kunjungannya.

Read More

Cara Alternatif Unduh/Download Rapor Mutu Sekolah atau Rapor PMP Tahun 2018

UNDUH RAPOR MUTU SEKOLAH

Inilah salah satu tugas lagi bagi Operator Sekolah,yaitu mendownload/mengunduh Raport Mutu Sekolah tahun 2018. Untuk unduh rapor tahun sebelumnya memang tidak sulit, tetapi untuk rapor tahun 2018 sedikit sulit soalnya harus instal dulu aplikasi PMP offline. Yang menjadi masalah aplikasi PMP offline nya belum juga rilis.

Ada link webnya di http://pmp.dikdasmen.kemdikbud.go.id/, tetapi maintenance terus sehingga rapor mutu sekolah pun tidak dapat di download. Sementara bagi sekolah - sekolah model maupun sekolah imbas sangat membutuhkan terutama untuk administrasi SPMP tahun 2019/2020.

Nah pada kesempatan ini saya akan sedikit berbagi mengenai cara unduh/download dengan menggunakan link alternatif pmp.dikdasmen.kemdikbud.go.id yaitu melalui link di bawah ini. Silahkan kunjungi link tersebut.

link unduh rapor mutu sekolah : http://118.98.228.27/rnpk/?d=0

Untuk selanjutnya tinggal login menggunakan akun Dapodik yang biasa Operator Sekolah gunakan.


Setelah login, cari sekolah yang mau di unduh/download rapor mutu nya.


Pilih tahun rapor mutu yang mau diunduh.


Kita dapat mengunduh rapor mutu sekolah tersebut ke berbagai format, bisa dalam bentuk PDF, Excell dalam bentuk gambar, atau yang lainnya, sesuaikan dengan kebutuhan saja. Saya sarankan untuk downloadnya lebih baik menggunakan menu Export Excel. Sebelum mengunduh/download pilih dulu silahkan pilih dulu Standar Kompetensi saja, mau dengan Indikatornya, atau lengkap dengan Sub Indikatornya.


Demikian sekilas mengenai cara unduh/download Rapor Mutu Sekolah, terutama tahun 2018, semoga bermanfaat.
Read More

Daftar Perubahan Pada Aplikasi Dapodik Versi 2020

DAPODIK VERSI 2020

Bagi rekan-rekan Operator Sekolah,perubahan versi pada Aplikasi Dapodik ini sangat ditunggu-tunggu. Apa lagi bersamaan dengan telah dimulainya Tahun Pelajaran Baru, segala jenis isian pada Aplikasi Dapodik harus segera diperbaharui atau di update. Begitu juga harus dengan segera input Peserta Didik Baru untuk berbagai keperluan Data Sekolah.

Sebelum rilis Aplikasi Dapodik Versi 2020 Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah sudah mengeluarkan Daftar Perubahan dari versi sebelumnya. Adapun perubahan tersebut antara laian:

A. SARANA PRASARANA
Seiring pemanfaatan data Sarana Prasarana (Sarpras) untuk program pendidikan, kebutuhan informasi sarpras semakin berkembang.

1.Tanah dan Bangunan

- Tanah
Data tanah yang sebelumnya ada pada menu sekolah, kini akan berpindah pada menu Sarpras. Selain data luas tanah yang sudah siisi pada menu sebelumnya, informasi terkait tanah diharapkan dapat memuat ukuran serta dokumen kepemilikan.

- Bangunan
Data bangunan akan dikelompokan berdasarkan lokasi tanah. Pada data bangunan diharapkan dapat memuat informasi jumlah lantai pada setiap bangunan,kepemilikan, serta ukuran setiap komponen bangunan.


2. Ruang
Menu ruang memuat data prasarana pada aplikasi versi sebelumnya. Pada menu ruang data akan dikelompokan menjadi beberapa ruang utama dan ruang penunjang. Data ruang akan terhubung dengan data bangunan, dimana diharapkan akan diketahui jumlah ruangan pada setiap bangunan. Selain informasi kondisi ruang, informasi tambahan yang diharapkan diisi dari sekolah adalah ukuran dari setiap komponen bangunan.

3. Alat Angkutan dan Buku
- Alat ; 
Menu alat berisi data peralatan pendidikan yang berada pada setiap ruang. Data ini dikelompokan berdasarkan jenis alat dan diharapkan dapat diketahui berapa jumlah dan kondisi alat disetiap ruang.
- Angkutan;
Pembaruan data sarana salah satunya yaitu pendataan data angkutan. Data angkutan berisi data kendaraan - kendaraan untuk operasional sekolah. Informasi yang diminta adalah informasi jenis angkutan serta kepemilikan dan dokumen kendaraan.
- Buku ;
Referensi buku baik berupa buku teks maupun non teks semakin diperkaya. Sekolah diharapkan dapat mengisi dengan lengkap informasi buku, jumlah, status kelaikan serta lokasi buku berada.

B. PESERTA DIDIK

1. Nomor Kartu Keluarga
Sekolah untuk segera melakukan sosialisasi agar peserta didik data nomor Kartu Keluarga.

2. Peserta Didik Tidak Lulus
Sesuai informasi sebelumnya bahwa proses kelulusan untuk peserta didik tingkat akhir akan dilakukan oleh Admin Dapodik Pusat secara otomatis oleh sistem. Bagi peserta didik yang tidak lulus, prosedur yang harus dilakukan oleh sekolah yaitu berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan untuk membatalkan status kelulusan data peserta didik yang tidak lulus tersebut melalui Manajemen Dapodikdasmen untuk Dinas Pendidikan.
3. Peserta Didik Mutasi
Proses Mutasi Peserta Didik akan dilakukan setelah Aplikasi Dapodikdasmen versi 2020 rilis dan sudah melakukan sinkronisasi dengan versi terbaru.Hal ini dilakukan untuk memudahkan proses pemetaan siswa mutasi ke dalam rombel.

C.GURU DAN TENAGA PENDIDIK (GTK)
Pada menu ini adanya perubahan pada menu dengan adanya penambahan atribu baru yaitu:

1. Nomor Kartu Keluarga (KK)
2. Nomor Unik Kepala Sekolah (NUKS)

Penambahan atribut no KK dan NUKS ini dilakukan untuk mengakomodasi kebutuhan para pemangku kepentingan untuk melakukan evaluasi, pembinaan GTK serta perumusan kebijakan serta mendukung transaksional GTK berbasis data Dapodik.

Demikian yang dapat saya sampaikan.
Read More

Cara Input Nilai Pada Aplikasi E-Rapor Dengan Menggunakan Fasilitas Import Data Versi Terbaru

Cara Impor Nilai Pada Aplikasi E-Rapor

Dengan rilisnya aplikasi e-rapor versi 2.0 ini maka semua guru harus menginput nilai sesuai mata pelajaran yang di ampunya. Pada aplikasi e-rapor manual, input nilai ini dilaksanakan oleh guru yang menjabat sebagai wali kelas.

Dengan aplikasi e-rapor V2.0 ini, guru yang memiliki tugas tambahan sebagai wali kelas sedikit ringan, tidak perlu input semua mata pelajaran, hanya input mata pelajaran yang diampu oleh wali kelas tersebut.Dan juga paling hanya menginput data kelengkapan lainnya seperti jumlah kehadiran siswa, deskripsi. Sedangkan untuk identitas siswa sudah lengkap tidak perlu dirubah lagi, jika data pada aplikasi dapodiknya sudah lengkap.

Pada kesempatan ini saya akan sedikit berbagi mengenai cara input nilai pada aplikasi e-rapor dengan menggunakan fasilitas Import Nilai. Syarat import nilai ini, guru harus mempunyai backup data nilai dalam format excel. Nantinya beckup nilai tersebut akan disalin pada format yang sudah di unduh pada aplikasi e-raport.


Yang pertama kita lakukan adalah masuk atau login dulu pada aplikasi e-rapor menggunakan akun guru masing-masing. Selanjutnya buat rencana penilaian pada aplikasi e-raport tersebut. Dalam rencana ini kita tentukan mau berapa kali melakukan penilaian termasuk menentukan Kompetensi Dasar mana yang akan dilaksanakan.


Setelah selesai membuat rencana, langkah selanjutnya adalah mengunduh/mendownload format nilai yang akan di import nanti. Setelah didownload, isilah format tersebut dengan cara menyalin nilai dari data backup daftar nilai siswa hasil penilaian (ulangan harian) yang sudah dibuat di awal tadi.


Selanjutnya "save as" format nilai hasil download tadi yang sudah di isi seluruh nilai siswanya ke dalam excel dengan format "Excel 97-2003 WorkBook". Karena jika tidak disimpan dalam format excel 97-2003 tidak akan terbaca oleh aplikasi e-rapor.



Setelah selesai langkah di atas, masuk lagi ke aplikasi e-rapor dan pilih menu "Impor Data Siswa". Pilih tombol "Browser" untuk mencari file hasil download tadi yang sudah dirubah ke excel 97-2003 dan sudah di input nilai siswanya, lalu pilih tombol "Upload Data Nilai".


Jika langkah diatas sudah benar, seharusnya nilai siswa sudah masuk ke aplikasi e-rapor. Jika dalam satu semester kita melakukan tiga kali penilaian (ulangan harian), salin semua data beckup nilai ke format hasil download. Isi nilai P1,P2,P3 (Jika melakukan 3 kali penilaian), ini sesuai dengan rencana yang sudah kita buat di awal tadi. Sehingga dengan satu kali Impor Nilai, maka semua penilaian akan terisi mulai P1-P3.


Untuk input nilai keterampilan juga sama langkah-langkahnya dengan cara di atas. Demikian cara impor nilai pada aplikasi e-rapor, semoga bermanfaat.
Read More

Cara Aktivasi Smadav 2019 Versi 12.6.2 Free Menjadi Pro

Aktivasi Smadav

Smadav merupakan salah satu anti virus untuk PC yang cukup banyak digunakan. Disamping simpel dan mudah digunakan, juga smadav tidak menghapus file yang terinfeksi virus. Dan yang jelas smadav merupakan anti virus asli lokal Indonesia. Smadav singkatan dari Smada-AV, Smada merupakan singkatan dari SMA 2 Palangkaraya sedangkan AV singkatan dari Anti Virus.

Smadav memiliki dua varian, yaitu yang gratis dan yang berbayar. Tentu saja yang gratisan memiliki kelemahan tidak sama dengan yang versi berbayar atau pro. Tapi jangan menyerah dulu, pada kesempatan ini, saya akan sedikit berbagi mengenai cara aktivasi Smadav free menjadi Pro. Yang saya coba adalah smadav 2019 versi 12.6.2 dan berjalan dengan normal.


Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:

1. Buka aplikasi smadav
2. Klik menu "settings"
3. Klik sub menu "general settings"
4. Isi kolom regristasi Smadav Pro

Di dalam kolom regristasi ada kolom yang harus di isi yaitu Nama dan Key. Nah inilah kunci untuk membuka smadav free menjadi pro. Saya akan berikan Nama dan kode key nya disini. Dan kode ini telah saya coba dan ternyata berjalan dengan normal.

Nama : Update SN Terakhir
Key : 081300443644

Silahkan isikan nama dan kode key nya pada smadav yang telah anda pasang dikomputer. Jika berhasil regristasi maka akan muncul notifikasi suksess.


Demikian cara aktivasi smadav free menjadi smadav pro, semoga bermanfaat. Untuk videonya bisa dilihan di SINI.

Sebagai catatan, jika nama dan key nya kepingin terus berjalan, maka jangan di update versi tersebut. Karena jika diupdate, akan hangus atau tidak berlaku lagi nama dan key nya, karena smadav nya sudah berubah versi.
Read More

Cara Mengatasi Error Pada Aplikasi Dapodik Tidak Bisa Masuk Local Host (Whoops, look like something went wrong)

Mengatasi Error Local Host Dapodik

Pada awalnya,Aplikasi Dapodik tersebut lancar-lancar saja, tetapi ketika mau menyimpan hasil perubahan loadingnya lama sekali. Akhirnya saya coba refres kembali, tetapi malah muncul notifikasi error "Whoops, look like something went wrong". Seketika itu saya jadi kaget beserta bingung, padahal hari ini batas terakhir siknronisasi. Rencananya saya akan instal ulang aplikasi tersebut dengan resiko semua perubahan akan hilang.


Sebelum melakukan instal ulang, saya coba utak atik Aplikasi Dapodiknya, bahkan saya coba Update aplikasinya beserta prefillnya, tetapi masalah masih belum terselesaikan. Ditengah kebingungan tersebut, saya ingat dulu pernah memindahkan dapodik dari komputer satu ke komputer lainnya yaitu dengan cara mematikan services pada menu administrative tool di control panel.

Tetapi saya lihat ada yang janggal pada pengaturan services administrative tersebut yaitu pada file "DapodikDB", ternyata statusnya "Stop". Akhirnya saya coba aktifkan file DapodikDB nya dengan cara menekan menu "start" sehingga statusnya menjadi "Running".


Setelah itu saya coba masuk ke Aplikasi Dapodik lagi dengan cara merefresh atau mereload lagi, dan ternyata Aplikasi Dapodik sudah bisa muncul lagi, dan bisa login lagi.


Itulah pengalaman saya dalam mengatasi Aplikasi Dapodik yang tidak bisa masuk local host atau error. Akhirnya sayapun bisa sinkron dengan data hasil perubahan tadi. Untuk tutorial dalam bentuk videonya bisa dilihat DISINI.
Read More